Tegas! Presiden Prabowo Perintahkan Bahlil Lahadalia Cabut Ratusan IUP Tambang Ilegal

Instruksi Presiden Terkait Penertiban Tambang Ilegal

Presiden Prabowo Subianto secara resmi memberikan instruksi tegas kepada Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia. Perintah tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja Kabinet Merah Putih di Istana Negara pada Rabu (8/4/2026).

Presiden menyoroti maraknya ratusan Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang tidak jelas statusnya. Temuan ini menjadi perhatian khusus karena banyak di antaranya beroperasi di wilayah hutan lindung.

Langkah Evaluasi dan Penegakan Hukum

Presiden Prabowo menekankan pentingnya menjaga kedaulatan sumber daya alam bagi kepentingan nasional. Pemerintah saat ini tidak akan memberikan toleransi bagi pihak manapun yang melanggar aturan.

Berikut adalah langkah utama yang diperintahkan oleh Presiden:

  • Melakukan evaluasi menyeluruh terhadap semua IUP yang dianggap tidak beres.
  • Memastikan pengelolaan tambang berada di bawah kendali negara untuk memperkuat institusi.
  • Menghapus sikap kompromi terhadap kepentingan kelompok, keluarga, atau kawan dalam sektor pertambangan.
  • Mengoordinasikan pengawasan ketat dengan Menteri Kehutanan, Raja Juli Anthoni, guna mencegah perizinan potong kayu ilegal.

Perbandingan Penegakan Aturan Pertambangan

Pemerintah saat ini memprioritaskan kepentingan rakyat di atas kepentingan pribadi atau golongan. Berikut perbandingan sikap pemerintah dalam menangani izin tambang:

Aspek Kebijakan Lama Kebijakan Saat Ini (2026)
Izin di Hutan Lindung Kurang pengawasan Evaluasi total & pencabutan
Kepentingan Kelompok Masih ditoleransi Tidak ada toleransi
Pengelolaan Tersebar/Tidak jelas Fokus di tangan negara

Fokus Pemerintah di Tahun 2026

Dalam rapat yang dihadiri sekitar 800 pejabat tinggi negara tersebut, Presiden Prabowo turut membangkitkan optimisme birokrasi. Ia menilai pemerintah telah efektif menavigasi tantangan global selama 1,5 tahun masa jabatan.

Baca Juga  Jadwal Cair Bansos April 2026: PKH, BPNT, dan PIP Dipercepat

Presiden juga mengingatkan jajarannya mengenai potensi ancaman krisis yang harus diwaspadai:

  • Krisis pangan global.
  • Ancaman krisis energi.
  • Risiko krisis air di masa depan.

Kesimpulan

Langkah tegas Presiden Prabowo dalam mencabut IUP tambang ilegal merupakan komitmen nyata untuk menyelamatkan aset negara. Tindakan ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan nasional terhadap ancaman krisis di masa depan.

Agoy Safutra adalah jurnalis di selfd.id yang fokus menyajikan berita faktual dan informasi aktual. aktif menulis isu publik, teknologi, dan perkembangan terkini dengan pendekatan informatif.