Pergerakan IHSG 26 Maret 2026: Analisis Teknis dan Rekomendasi Saham

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan dinamika pergerakan yang cukup fluktuatif pada perdagangan Kamis, 26 Maret 2026. Setelah sempat dibuka menguat, indeks akhirnya ditutup di zona merah.

Tren IHSG Hari Ini: Analisis Pergerakan Pasar

Pada awal perdagangan pagi hari, IHSG sempat mencatatkan penguatan sebesar 0,20% ke level 7.316,61. Optimisme investor tampak terlihat dari kenaikan saham-saham berkapitalisasi besar seperti AMMN, BBCA, dan BBNI.

Namun, kondisi pasar berubah menjelang penutupan sesi perdagangan. IHSG akhirnya ditutup melemah 1,89% ke posisi 7.164, dengan rentang pergerakan harian antara 7.152 hingga 7.323.

Faktor Penekan Indeks Komposit

Penurunan IHSG pada hari ini dipengaruhi oleh tekanan jual pada sejumlah saham big caps. Tercatat 380 saham mengalami pelemahan, sementara 292 saham lainnya berhasil menguat.

Berikut adalah daftar saham yang mengalami pelemahan signifikan sore ini:

Nama Saham Perubahan Harga
BUMI -5,31%
ANTM -5,25%
TLKM -3,94%
ASII -3,41%
BMRI -2,62%

Saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) menjadi yang paling aktif diperdagangkan dengan nilai transaksi mencapai Rp1 triliun. Sayangnya, saham BBCA juga ikut terkoreksi sebesar 0,36% ke level Rp6.875 per saham.

Proyeksi Analis MNC Sekuritas

Sebelum penutupan, tim analis MNC Sekuritas sempat memberikan pandangan teknikal terkait arah pergerakan IHSG. Indeks sempat diprediksi masih berada pada bagian dari wave (v) dari wave [c] dari wave A pada label hitam.

Kondisi ini membuat IHSG dinilai rawan terkoreksi ke area 6.745–6.887. Dalam skenario best case, IHSG diharapkan sudah menyelesaikan wave A pada label biru untuk melanjutkan penguatan ke rentang 7.450–7.779.

Baca Juga  Alarm Ekonomi Indonesia: Peringatan MSCI dan Moody's Membuka Tabir Masalah Struktural dan Tata Kelola

Rekomendasi Saham Buy on Weakness

MNC Sekuritas sempat memberikan rekomendasi strategi buy on weakness bagi investor di tengah fluktuasi pasar hari ini. Strategi ini memanfaatkan momentum penurunan harga untuk masuk ke posisi beli pada saham-saham tertentu.

Berikut adalah panduan teknikal untuk saham-saham tersebut:

  1. BKSL

    • Rekomendasi: Buy on Weakness pada rentang 102-106.
    • Target Harga: 111 dan 119.
    • Stoploss: di bawah 98.
  2. ENRG

    • Rekomendasi: Buy on Weakness pada rentang 1.340-1.410.
    • Target Harga: 1.565 dan 1.730.
    • Stoploss: di bawah 1.300.
  3. INCO

    • Rekomendasi: Buy on Weakness pada rentang 5.475-5.650.
    • Target Harga: 5.900 dan 6.275.
    • Stoploss: di bawah 5.375.
  4. SRTG

    • Rekomendasi: Buy on Weakness pada rentang 1.615-1.700.
    • Target Harga: 1.785 dan 1.855.
    • Stoploss: di bawah 1.530.

Kesimpulan Investasi

Pergerakan IHSG pada 26 Maret 2026 menunjukkan volatilitas yang cukup tinggi dengan dominasi tekanan jual di akhir sesi. Investor disarankan untuk tetap memperhatikan level support dan resistance serta melakukan manajemen risiko yang ketat.

Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan tidak bertujuan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing investor.

Agoy Safutra adalah jurnalis di selfd.id yang fokus menyajikan berita faktual dan informasi aktual. aktif menulis isu publik, teknologi, dan perkembangan terkini dengan pendekatan informatif.