Memahami Niat dan Keutamaan Sholat Tarawih Berjamaah di Bulan Ramadhan: Panduan Lengkap

Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah dan ampunan. Di bulan suci ini, umat Islam berlomba-lomba dalam meningkatkan ibadah, salah satunya adalah dengan melaksanakan sholat Tarawih. Sholat sunnah yang hanya ada di bulan Ramadhan ini memiliki keutamaan yang besar, terutama jika dikerjakan secara berjamaah.

Sebelum melaksanakan sholat Tarawih berjamaah, sangat dianjurkan bagi umat Islam untuk memahami niatnya terlebih dahulu. Hal ini penting karena terdapat perbedaan lafaz niat antara imam dan makmum. Pemahaman yang benar akan niat ini akan menyempurnakan ibadah kita dan Insya Allah, diterima oleh Allah SWT.

Keutamaan Sholat Tarawih Berjamaah

Sholat Tarawih pada dasarnya boleh dilakukan sendiri dan tetap sah. Namun, mayoritas (jumhur) ulama fikih berpendapat bahwa pelaksanaan Tarawih secara berjamaah memiliki keutamaan yang jauh lebih besar dibandingkan dengan sholat sendiri. Anjuran sholat Tarawih berjamaah ini didasarkan pada hadits yang diriwayatkan oleh Aisyah RA:

(Teks Hadits Arab)

Artinya: "Dari Aisyah ra diriwayatkan bahwa Rasulullah SAW. pada suatu malam salat di masjid, lalu beberapa orang ikut salat bersama beliau. Pada malam berikutnya beliau salat lagi dan jumlah manusia semakin banyak. Kemudian mereka berkumpul pada malam ketiga atau keempat, tetapi Rasulullah SAW. tidak keluar menemui mereka. Ketika pagi hari beliau bersabda: ‘Aku telah melihat apa yang kalian lakukan. Tidak ada yang menghalangiku untuk keluar menemui kalian kecuali aku khawatir salat itu akan diwajibkan atas kalian.’ Peristiwa itu terjadi pada bulan Ramadan." (HR. al-Bukhari, Muslim, Abu Dawud, an-Nasa’i, Ahmad, Ibn Khuzaimah, dan Ibn Hibban).

Hadits ini menunjukkan bahwa Rasulullah SAW sendiri pernah melaksanakan sholat Tarawih secara berjamaah dan tidak melarang umatnya untuk melakukannya. Beliau hanya khawatir jika sholat Tarawih kemudian diwajibkan, sehingga beliau memilih untuk tidak melanjutkannya secara berjamaah di masjid.

Baca Juga  Menanti Magrib di Bumi Rafflesia: Panduan Lengkap Jadwal Imsakiyah dan Tips Berbuka Puasa Sehat di Bengkulu (22 Februari 2026)

Selain itu, sholat Tarawih berjamaah juga memiliki beberapa keutamaan lainnya, di antaranya:

  1. Meningkatkan Ukhuwah Islamiyah: Sholat Tarawih berjamaah menjadi wadah bagi umat Islam untuk berkumpul, bersilaturahmi, dan mempererat tali persaudaraan.
  2. Menghidupkan Masjid: Dengan melaksanakan sholat Tarawih berjamaah, masjid menjadi lebih ramai dan hidup, sehingga syiar Islam semakin terasa.
  3. Mendapatkan Pahala yang Lebih Besar: Sholat berjamaah, termasuk sholat Tarawih, memiliki pahala yang lebih besar dibandingkan sholat sendiri.
  4. Memudahkan dalam Melaksanakan Sholat: Bagi sebagian orang, melaksanakan sholat Tarawih sendiri mungkin terasa berat. Dengan berjamaah, motivasi untuk melaksanakan sholat akan lebih besar dan terasa lebih ringan.
  5. Mengikuti Sunnah Rasulullah SAW: Sebagaimana telah dijelaskan sebelumnya, Rasulullah SAW pernah melaksanakan sholat Tarawih secara berjamaah, sehingga dengan melakukannya, kita telah mengikuti sunnah beliau.

Lafaz Niat Sholat Tarawih Berjamaah

Sebagaimana telah disebutkan sebelumnya, terdapat perbedaan lafaz niat sholat Tarawih antara imam dan makmum. Berikut adalah lafaz niat sholat Tarawih berjamaah sesuai posisi masing-masing:

1. Niat Sholat Tarawih Sebagai Imam

(Teks Arab)

Arab Latin: Ushallii sunnatat taraawiihi rakataini mustaqbilal qiblati imaaman lillaahi ta’aalaa.

Artinya: "Saya niat sholat sunnah Tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat sebagai imam, karena Allah Taala."

2. Niat Sholat Tarawih Sebagai Makmum

(Teks Arab)

Arab Latin: Ushallii sunnatat taraawiihi rakataini mustaqbilal qiblati ma’muuman lillaahi ta’aalaa.

Artinya: "Saya niat sholat sunah Tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat sebagai makmum, karena Allah Taala."

Lafaz niat tersebut juga dapat digunakan ketika melaksanakan sholat Tarawih berjamaah di rumah bersama anggota keluarga.

Tata Cara Pelaksanaan Sholat Tarawih

Sholat Tarawih umumnya dilaksanakan sebanyak 8 atau 20 rakaat, dengan dua rakaat diakhiri satu salam. Berikut langkah-langkah pelaksanaannya:

  1. Niat: Membaca niat sholat Tarawih sesuai dengan posisi (imam atau makmum).
  2. Takbiratul Ihram: Mengangkat kedua tangan sambil mengucapkan "Allahu Akbar".
  3. Membaca Doa Iftitah: Membaca doa iftitah setelah takbiratul ihram.
  4. Membaca Surat Al-Fatihah: Membaca surat Al-Fatihah pada setiap rakaat.
  5. Membaca Surat Pendek: Membaca surat pendek setelah membaca surat Al-Fatihah.
  6. Rukuk: Melakukan gerakan rukuk dengan membaca tasbih.
  7. I’tidal: Bangkit dari rukuk sambil mengucapkan "Sami’allahu liman hamidah".
  8. Sujud: Melakukan gerakan sujud dengan membaca tasbih.
  9. Duduk di Antara Dua Sujud: Duduk di antara dua sujud dengan membaca doa.
  10. Sujud Kedua: Melakukan sujud kedua dengan membaca tasbih.
  11. Bangkit untuk Rakaat Kedua: Bangkit untuk melaksanakan rakaat kedua.
  12. Mengulangi Langkah 4-10: Mengulangi langkah 4 hingga 10 pada rakaat kedua.
  13. Tasyahud Akhir: Duduk tasyahud akhir setelah sujud kedua pada rakaat kedua.
  14. Salam: Mengucapkan salam ke kanan dan ke kiri.
Baca Juga  DANA Kaget: Tradisi Berbagi Digital yang Kembali Meriahkan Ramadhan 1447 H dan Tips Aman Klaim Saldo

Rangkaian ini diulang hingga jumlah rakaat yang diinginkan terpenuhi, baik 8 maupun 20 rakaat. Setelah selesai melaksanakan sholat Tarawih, dianjurkan untuk membaca doa setelah sholat Tarawih.

Tips Agar Sholat Tarawih Lebih Khusyuk

Agar sholat Tarawih yang kita laksanakan lebih khusyuk dan bermakna, berikut adalah beberapa tips yang dapat kita lakukan:

  1. Persiapan Diri: Sebelum melaksanakan sholat Tarawih, usahakan untuk berwudhu dengan sempurna, memakai pakaian yang bersih dan rapi, serta menenangkan diri dari segala urusan duniawi.
  2. Memahami Makna Bacaan Sholat: Usahakan untuk memahami makna dari setiap bacaan sholat, mulai dari surat Al-Fatihah hingga doa-doa lainnya. Dengan memahami maknanya, kita akan lebih khusyuk dalam melaksanakan sholat.
  3. Memperhatikan Gerakan Sholat: Lakukan setiap gerakan sholat dengan benar dan tuma’ninah (tenang). Jangan terburu-buru dalam melaksanakan gerakan sholat.
  4. Menghadirkan Hati: Fokuskan pikiran dan hati kita hanya kepada Allah SWT selama melaksanakan sholat. Hindari memikirkan hal-hal duniawi yang dapat mengganggu kekhusyukan sholat.
  5. Memperbanyak Doa: Manfaatkan waktu setelah sholat Tarawih untuk memperbanyak doa dan memohon ampunan kepada Allah SWT.

Kesimpulan

Sholat Tarawih adalah ibadah sunnah yang sangat dianjurkan untuk dilaksanakan di bulan Ramadhan. Dengan memahami niat dan tata cara pelaksanaannya dengan benar, serta berusaha untuk melaksanakannya dengan khusyuk, Insya Allah sholat Tarawih kita akan diterima oleh Allah SWT dan menjadi bekal bagi kita di akhirat kelak. Semoga Allah SWT menerima setiap rakaat, doa, dan amal ibadah kita serta melimpahkan keberkahan di bulan Ramadhan ini. Aamiin.

Dewi Sukmawati merupakan bagian dari tim redaksi selfd.id yang mengawasi penyajian berita dan informasi. fokus pada standar jurnalistik dan etika media digital.