Linknet dan Nexusguard Perkuat Pertahanan DDoS Korporasi di Indonesia

Linknet Enterprise resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Nexusguard untuk menghadirkan solusi perlindungan DDoS berstandar global bagi korporasi di Indonesia. Langkah ini mengintegrasikan teknologi mitigasi canggih langsung ke dalam jaringan inti (backbone) Linknet guna menjamin ekosistem digital yang aman dan berkelanjutan.

Kolaborasi Strategis untuk Keamanan Nasional

Di tengah percepatan transformasi digital tahun 2026, ancaman serangan siber menjadi tantangan nyata bagi pelaku bisnis. Oleh karena itu, Linknet Enterprise mengambil langkah proaktif dengan menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) bersama Nexusguard.

Sebagai unit bisnis korporasi dari PT Link Net Tbk, Linknet memiliki tanggung jawab besar dalam mengelola infrastruktur nasional. Mereka melayani berbagai institusi prestisius, mulai dari instansi pemerintah hingga penyedia layanan publik.

Keputusan memilih Nexusguard didasarkan pada rekam jejak mereka sebagai pemimpin global dalam mitigasi Distributed Denial of Service (DDoS). Perusahaan ini menyabet gelar Leader dalam SPARK Matrix 2025 dan meraih CybersecAsia Best DDoS Defence Award selama enam tahun berturut-turut.

Kapasitas Mitigasi Raksasa 3 Tbps

Sinergi ini menggabungkan kekuatan lokal dan global untuk melindungi infrastruktur digital. CEO Nexusguard, Andy Ng, menyatakan bahwa kemitraan ini menggabungkan kapasitas mitigasi Linknet sebesar 100 Gbps dengan infrastruktur global Nexusguard yang mencapai lebih dari 3 Tbps.

Keunggulan utama dari layanan ini adalah kehadiran local scrubbing center di Jakarta. Fasilitas ini meminimalkan latensi sehingga performa aplikasi atau website tetap lancar meski sedang dalam serangan.

Berikut adalah perbandingan kapasitas perlindungan yang ditawarkan:

Fitur Layanan Kapasitas Mitigasi Lokasi Scrubbing
Linknet Backbone 100 Gbps Indonesia (Lokal)
Nexusguard Global > 3 Tbps Internasional
Baca Juga  Survei Terbaru: Warga Eropa Tak Percaya Perusahaan Teknologi AS dan China

Memperluas Layanan Managed Security Services (MSS)

Integrasi ini tidak hanya soal perangkat keras, tetapi juga mencakup layanan pemantauan 24/7. Tim ahli dari Linknet akan mengawasi trafik secara real-time untuk mendeteksi ancaman secara otomatis.

Fokus utama kolaborasi ini meliputi sektor pemerintahan, lembaga keuangan, pendidikan, hingga pelaku bisnis digital. Chief Enterprise Business Officer Linknet, Ronald Chandra Lesmana, menegaskan bahwa keamanan adalah fondasi utama dari kepercayaan digital.

Beberapa manfaat utama dari layanan ini bagi pelanggan korporasi:

  • Deteksi ancaman siber secara otomatis dan real-time.
  • Minimasi latensi berkat local scrubbing center di Jakarta.
  • Jaminan keberlangsungan operasional bisnis saat serangan DDoS terjadi.
  • Dukungan tim ahli keamanan yang memantau trafik sepanjang waktu.

Dengan adanya perlindungan ini, perusahaan di Indonesia kini memiliki benteng pertahanan yang kuat. Hal ini menjaga kelangsungan bisnis dari serangan siber yang merugikan di masa depan.

Aulia Rahma adalah reporter selfd.id yang aktif meliput berita lokal dan isu masyarakat. berpengalaman menyusun laporan berbasis fakta dan informasi lapangan.