Duduk Perkara Anggaran Sepatu Sekolah Rakyat 2026
Publik tengah menyoroti anggaran pengadaan sepatu untuk program Sekolah Rakyat yang mencapai angka fantastis, yakni Rp27 miliar. Sorotan ini muncul karena adanya dugaan harga per pasang sepatu mencapai Rp700 ribu.
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul akhirnya memberikan klarifikasi terkait isu tersebut pada Selasa (5/5/2026). Ia menegaskan bahwa nominal tersebut hanyalah rencana awal yang belum ditetapkan secara resmi.
Penjelasan Mensos Terkait Mekanisme Pengadaan
Gus Ipul menjelaskan bahwa setiap pengadaan barang di instansi pemerintah harus melalui proses lelang yang transparan. Ia meyakini hasil akhir dari lelang nantinya akan jauh lebih murah dibandingkan estimasi perencanaan saat ini.
Berikut adalah gambaran proses pengadaan yang ditekankan oleh Gus Ipul:
- Perencanaan: Anggaran yang muncul saat ini baru bersifat estimasi awal.
- Lelang Terbuka: Proses pengadaan wajib melalui mekanisme lelang yang dapat diakses publik.
- Efisiensi: Harga final setelah lelang dipastikan akan jauh di bawah pagu awal.
Komitmen Integritas di Lingkungan Kemensos
Gus Ipul menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas dalam menjalankan program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Ia melarang keras adanya praktik kotor dalam proses pengadaan barang dan jasa.
Larangan Keras dalam Pengadaan:
- Tidak boleh ada praktik lobby atau titipan dari pihak manapun.
- Dilarang melakukan rekayasa anggaran atau intervensi proyek.
- Seluruh proses harus bebas dari praktik korupsi dan manipulasi.
Perbandingan Status Anggaran
Untuk memahami situasi saat ini, berikut adalah perbedaan antara pagu awal dan proses yang akan dilalui:
| Aspek | Status Saat Ini | Status Pasca-Lelang |
|---|---|---|
| Pagu Anggaran | Rp27 Miliar (Estimasi) | Akan menyesuaikan hasil lelang |
| Harga per Unit | Rp700 Ribu (Dugaan) | Lebih rendah dari rencana awal |
| Transparansi | Perencanaan | Transparan dan akuntabel |
Langkah Tegas Terhadap Penyelewengan
Gus Ipul menyatakan kesiapannya untuk menindak tegas jajarannya yang mencoba bermain dalam proyek ini. Ia bahkan berkomitmen menjadi pihak pertama yang melaporkan jika ditemukan adanya manipulasi atau kongkalikong.
Langkah ini diambil untuk memastikan dana negara benar-benar tersalurkan dengan baik bagi masyarakat. Program Sekolah Rakyat diharapkan berjalan bersih tanpa adanya penyimpangan yang merugikan negara.
Sebagai penutup, Gus Ipul menekankan pentingnya belajar dari masa lalu agar ke depan seluruh pengadaan di Kementerian Sosial tetap bersih. Integritas menjadi harga mati dalam pelaksanaan setiap program pemerintah saat ini.