PT Pertamina Energy Terminal (PET) mencatatkan prestasi gemilang dalam pengelolaan lingkungan hidup di tahun 2026. Dua unit operasinya, Terminal LPG Tanjung Sekong dan Fuel Terminal Baubau, resmi meraih penghargaan PROPER Hijau.
Memahami Penghargaan PROPER Hijau bagi Industri
PROPER Hijau adalah apresiasi dari Kementerian Lingkungan Hidup bagi perusahaan yang telah melakukan pengelolaan lingkungan melampaui standar kepatuhan (beyond compliance). Penghargaan ini menjadi indikator bahwa operasional perusahaan telah berjalan secara berkelanjutan dan bertanggung jawab.
Saat ini, tren industri energi menuntut perusahaan untuk tidak sekadar mencari profit semata. Implementasi prinsip keberlanjutan menjadi syarat utama agar operasional perusahaan tetap relevan dan memiliki dampak positif bagi ekosistem.
Langkah Strategis PET dalam Pengelolaan Lingkungan
Keberhasilan PET meraih PROPER Hijau merupakan hasil kolaborasi seluruh Perwira PET dalam mengintegrasikan efisiensi energi. Berikut adalah beberapa inisiatif utama yang dijalankan oleh terminal tersebut:
- Penerapan teknologi ramah lingkungan di area terminal energi.
- Pengurangan emisi karbon secara konsisten di setiap lini operasional.
- Pengelolaan limbah yang terstandarisasi untuk mencegah pencemaran.
- Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bagi masyarakat sekitar.
Tabel: Komitmen Operasional PET vs Standar Industri
| Aspek Operasional | Standar Kepatuhan | Praktik PET (Beyond Compliance) |
|---|---|---|
| Pengelolaan Limbah | Memenuhi aturan dasar | Inovasi daur ulang & minimalisasi |
| Emisi Karbon | Batas maksimal regulasi | Pengurangan aktif & teknologi bersih |
| Pemberdayaan Sosial | Kegiatan formal | Program TJSL berdampak langsung |
Risiko dan Aspek Keamanan Terminal Energi
Pengelolaan terminal energi memiliki risiko tinggi yang memerlukan standar keamanan ketat. PET memastikan bahwa operasional mereka tetap andal dan efisien guna mencegah insiden lingkungan.
Keamanan operasional bukan hanya soal teknis, melainkan juga perlindungan bagi masyarakat sekitar wilayah operasi. Dengan meraih PROPER Hijau, PET membuktikan bahwa aspek keamanan dan lingkungan dapat berjalan beriringan.
Visi Menjadi Terminal Energi Berstandar Global
Direktur Utama PT Pertamina Energy Terminal, Bayu Prostiyono, menegaskan bahwa capaian ini adalah refleksi tanggung jawab perusahaan. PET berkomitmen untuk terus mendukung agenda transisi energi nasional yang dicanangkan pemerintah.
Langkah strategis PET ke depan mencakup beberapa poin penting berikut:
- Peningkatan kinerja lingkungan secara berkelanjutan di seluruh unit kerja.
- Penguatan integrasi teknologi terminal energi kelas dunia.
- Konsistensi dalam program pemberdayaan masyarakat untuk dampak jangka panjang.
Kesimpulannya, perolehan PROPER Hijau oleh Terminal LPG Tanjung Sekong dan Fuel Terminal Baubau memperkuat posisi PET sebagai pemain utama dalam industri energi. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa pengelolaan terminal energi di Indonesia mampu bersaing dengan standar global yang berkelanjutan.