Cek Bansos Kemensos: Update Data Rampung 10 April, Ini Cara Cek Pakai KTP

Kementerian Sosial (Kemensos) bersama Badan Pusat Statistik (BPS) tengah menyelesaikan pembaruan data penerima bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Program Sembako. Langkah ini krusial untuk memastikan penyaluran bantuan yang lebih tepat sasaran dan tepat waktu. Menteri Sosial, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), mengonfirmasi bahwa pembaruan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) akan diterima pada tanggal 10 April.

Sebelumnya, BPS mengirimkan data pembaruan setiap tanggal 20 untuk setiap triwulan. Perubahan jadwal ini memungkinkan Kemensos untuk memproses dan menyalurkan bantuan lebih cepat. "Mulai 10 setiap bulan kami akan menerima data itu dan hasil pembaruan tersebut akan menjadi panduan kami untuk menyalurkan bantuan setiap bulannya," ujar Gus Ipul.

Data penerima bansos bersifat dinamis, sehingga masyarakat yang sebelumnya terdaftar perlu melakukan pengecekan ulang. Pembaruan data ini akan memengaruhi daftar penerima untuk triwulan kedua.

Cara Cek Penerima Bansos dengan KTP

Pengecekan status penerimaan bansos kini dapat dilakukan dengan mudah menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tertera pada Kartu Tanda Penduduk (KTP). Hal ini berlaku untuk penerima Bansos Sembako maupun Bansos PKH.

Anda dapat mengakses informasi ini melalui situs web resmi Kemensos. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Buka situs web: Kunjungi laman https://cekbansos.kemensos.go.id/.
  2. Pilih Provinsi: Pilih nama provinsi domisili Anda.
  3. Pilih Kabupaten/Kota: Selanjutnya, pilih nama kabupaten atau kota tempat Anda tinggal.
  4. Pilih Kecamatan: Tentukan kecamatan sesuai alamat KTP Anda.
  5. Pilih Kelurahan/Desa: Pilih kelurahan atau desa Anda.
  6. Masukkan Nama Penerima: Ketikkan nama lengkap Anda sesuai KTP.
  7. Masukkan Kode Verifikasi: Masukkan kode verifikasi yang tertera pada layar.
  8. Klik Cari Data: Tekan tombol "Cari Data" untuk melihat hasilnya.
Baca Juga  Bansos 2026: Cek Jadwal Cair Maret Tahap 1 & Kriteria Penerima

Sistem akan menampilkan informasi apakah nama Anda terdaftar sebagai penerima bansos atau tidak.

Pemanfaatan Aplikasi Cek Bansos

Selain melalui situs web, Kemensos juga menyediakan aplikasi mobile "Cek Bansos" yang dapat diunduh secara gratis di Google Play Store. Aplikasi ini menawarkan kemudahan akses dan fitur tambahan.

Langkah-langkah menggunakan aplikasi Cek Bansos adalah sebagai berikut:

  1. Unduh dan Instal: Cari aplikasi "Cek Bansos" di Google Play Store, lalu unduh dan instal di perangkat Anda.
  2. Registrasi Akun: Buka aplikasi dan lakukan registrasi akun dengan mengisi data diri yang diperlukan.
  3. Verifikasi Wajah: Ikuti proses verifikasi wajah untuk keamanan akun.
  4. Cari Data Bansos: Setelah akun aktif, Anda dapat mencari data bansos dengan memasukkan NIK KTP.
  5. Ajukan Keluhan: Jika Anda merasa berhak menerima bantuan namun belum terdaftar, aplikasi ini memungkinkan Anda untuk mengajukan keluhan atau sanggahan.

Penyaluran bansos bagi penerima yang terdaftar akan disalurkan melalui bank-bank Himbara (Himpunan Bank Milik Negara) dan Bank Syariah Indonesia.

Pentingnya Pengecekan Berkala

Dengan selesainya pembaruan data pada tanggal 10 April, sangat mungkin terjadi perubahan pada daftar penerima bansos. Oleh karena itu, masyarakat sangat disarankan untuk segera melakukan pengecekan status penerimaan mereka.

Bagi Anda yang sebelumnya tidak terdaftar, ada kemungkinan kini nama Anda sudah masuk sebagai penerima. Sebaliknya, penerima lama pun perlu memastikan status mereka masih aktif dan terdata dengan benar.

Pemerintah terus berupaya meningkatkan akurasi dan ketepatan sasaran program bantuan sosial. Inisiatif pembaruan data ini menjadi bagian penting dari upaya tersebut, memastikan bantuan sampai kepada yang membutuhkan secara efektif di tahun 2026 dan seterusnya.

Segera manfaatkan fitur cek bansos menggunakan KTP Anda untuk mendapatkan informasi terkini setelah pembaruan data resmi diberlakukan.

Baca Juga  Bansos Cair Maret 2026: Beras 20 Kg, Minyak Goreng, dan BPNT Rp600.000 untuk KPM

Ardi Setiawan Putra merupakan reporter selfd.id yang meliput berbagai peristiwa dan informasi penting untuk pembaca digital. mengutamakan akurasi data dan kejelasan sumber dalam setiap artikel.