Jakarta, [Tanggal Sekarang] – BRI Group kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah internasional dengan meraih empat penghargaan bergengsi pada ajang 19th ESG Green Finance Awards 2025 dan 19th Annual Borrower Issuer Awards 2025 yang diselenggarakan oleh Alpha Southeast Asia di Singapura pada Kamis (12/2). Pencapaian ini menjadikan BRI Group sebagai institusi keuangan Indonesia dengan perolehan penghargaan terbanyak dalam ajang prestisius tersebut, menegaskan komitmen kuat mereka terhadap prinsip-prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).
Keempat penghargaan yang diraih oleh entitas-entitas di bawah naungan BRI Group mencakup berbagai aspek pendanaan berkelanjutan dan dampak sosial. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) berhasil meraih penghargaan Best SDG Bond & Best Social Bond in Asia 2025, sebuah pengakuan atas inovasi dan dampak positif dari penerbitan obligasi yang selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Sementara itu, PT Pegadaian, sebagai bagian integral dari BRI Group, dianugerahi Best Sovereign Sukuk & Best Social Bond in Asia 2025, menggarisbawahi peran penting Pegadaian dalam mendukung inklusi keuangan melalui instrumen keuangan syariah. Tak ketinggalan, PT Permodalan Nasional Madani (PNM), yang fokus pada pemberdayaan usaha mikro dan ultra mikro, meraih penghargaan Best Islamic Finance & Best Social Orange Bond in Asia 2025, sebuah validasi atas kontribusi signifikan PNM dalam meningkatkan kesejahteraan perempuan prasejahtera melalui pembiayaan berbasis dampak sosial.
Capaian gemilang ini bukan hanya sekadar deretan penghargaan, melainkan juga representasi nyata dari komitmen BRI Group sebagai institusi keuangan nasional yang secara konsisten menghadirkan instrumen pendanaan berbasis ESG. Melalui penerbitan obligasi dan sukuk berwawasan sosial, BRI Group tidak hanya berupaya untuk menghasilkan keuntungan finansial, tetapi juga untuk memperluas dampak inklusi keuangan dan pemberdayaan masyarakat di seluruh pelosok Indonesia.
Hery Gunardi, Group CEO BRI, menyampaikan rasa bangganya atas pengakuan internasional yang diraih oleh BRI Group. Beliau menekankan bahwa penghargaan ini menjadi motivasi tambahan bagi seluruh jajaran BRI Group untuk terus memperkuat komitmen dalam menghadirkan instrumen pembiayaan yang tidak hanya solid secara finansial, tetapi juga menghasilkan dampak sosial yang nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia.
"Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas komitmen BRI Group dalam memperkuat pendanaan berkelanjutan sekaligus memberikan kontribusi langsung bagi agenda inklusi sosial dan pemerataan akses keuangan," ujar Hery Gunardi. Beliau menambahkan bahwa BRI Group akan terus berupaya untuk memperluas akses keuangan, memperkuat pembiayaan berwawasan ESG, serta memastikan bahwa setiap instrumen yang diterbitkan selaras dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Lebih lanjut, Hery Gunardi menjelaskan bahwa capaian yang diraih oleh tiga entitas dalam BRI Group semakin memperkuat reputasi BRI sebagai lembaga keuangan yang bertanggung jawab secara sosial dan lingkungan. Dalam ajang penghargaan ini, BRI menerima penghargaan Best SDG Bond & Best Social Bond in Asia 2025 atas penerbitan Obligasi Berwawasan Sosial Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2025 senilai Rp5 triliun atau setara dengan US$300 juta yang diterbitkan pada 18 Juni 2025. Obligasi ini tidak hanya mendapatkan sambutan positif dari pasar, tetapi juga memperoleh peringkat idAAA (Triple A) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO), yang mencerminkan fundamental keuangan BRI yang sangat solid serta prospek usaha yang stabil dan menjanjikan. Penerbitan obligasi ini juga menjadi tonggak penting dalam sejarah pasar modal Indonesia, mengingat BRI merupakan bank pertama di Indonesia yang menerbitkan obligasi berwawasan sosial, sekaligus mencatatkan penerbitan obligasi sosial terbesar dalam satu tahap.
Dana yang berhasil dihimpun dari penerbitan obligasi ini, setelah dikurangi biaya-biaya emisi, dialokasikan secara eksklusif untuk pembiayaan kembali proyek-proyek sosial yang telah ada. Secara spesifik, alokasi dana mencakup layanan infrastruktur dasar yang terjangkau dari sisi akses dan harga, akses terhadap layanan esensial seperti pendidikan dan kesehatan, perumahan yang terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah, dan penciptaan lapangan kerja yang berkualitas. Selain itu, Social Bond juga dialokasikan untuk program-program yang bertujuan untuk mencegah dan/atau mengurangi pengangguran, termasuk pembiayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), ketahanan pangan dan sistem pangan berkelanjutan, serta peningkatan dan pemberdayaan sosio-ekonomi masyarakat. Transaksi penerbitan obligasi ini pun mencatatkan oversubscription hingga Rp6,57 triliun atau 1,31 kali dari target awal, mencerminkan tingginya kepercayaan investor terhadap profil risiko dan prospek BRI.
Komitmen kolektif BRI Group dalam memperkuat pendanaan berkelanjutan juga diperkuat oleh entitas-entitas lainnya di bawah naungan grup. Pada kesempatan yang sama, PT Pegadaian menerima anugerah Best Sovereign Sukuk & Best Social Bonds in Asia 2025 atas keberhasilannya dalam menerbitkan surat utang senilai total Rp4,457 triliun (setara US$278,5 juta), yang terdiri dari Sukuk Mudharabah sebesar Rp1,752 triliun serta Social Bonds (Obligasi Sosial) sebesar Rp1,940 triliun. Penerbitan sukuk dan obligasi sosial ini merupakan bagian dari strategi Pegadaian untuk memperluas sumber pendanaan yang berkelanjutan dan berdampak sosial positif.
Seluruh dana yang berhasil dihimpun dari penerbitan sukuk dan obligasi sosial ini dialokasikan untuk memperkuat pendanaan di sektor pembiayaan mikro dan UMKM, yang sejalan dengan misi perusahaan untuk mempercepat inklusi keuangan dan mendukung target pembangunan berkelanjutan (SDGs) di Indonesia. Pegadaian menyadari bahwa UMKM merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia, dan dengan menyediakan akses pembiayaan yang mudah dan terjangkau, Pegadaian berkontribusi pada pertumbuhan dan perkembangan UMKM, serta menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menorehkan prestasi gemilang sebagai Best Islamic Finance & Best Social Orange Bonds in Asia 2025 atas keberhasilannya dalam menghadirkan instrumen pembiayaan dan pemberdayaan berbasis dampak sosial melalui penerbitan Orange Bonds dan Sukuk Bonds senilai Rp3,77 triliun atau setara US$226 juta. Penerbitan Orange Bonds dan Sukuk Bonds ini merupakan wujud komitmen PNM untuk mendukung pemberdayaan perempuan prasejahtera ultra mikro melalui pembiayaan yang berkelanjutan dan berdampak sosial positif.
Dana yang berhasil dihimpun dari penerbitan Orange Bonds dan Sukuk Bonds dimanfaatkan untuk memperluas pembiayaan, pendampingan, dan penguatan kapasitas usaha perempuan prasejahtera ultra mikro. Hingga kini, PNM telah melayani 22,9 juta nasabah di 60.250 desa melalui program PNM Mekaar, sebuah program pemberdayaan perempuan yang terbukti efektif dalam meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan keluarga. PNM juga mencatatkan sejarah sebagai penerbit Orange Bonds pertama di Indonesia dan dan kedua di Asia, serta Sukuk Bonds pertama di Indonesia dan dunia, menunjukkan komitmen PNM untuk menjadi pelopor dalam pengembangan instrumen keuangan inovatif yang berdampak sosial positif.
Ajang Alpha Southeast Asia Awards sendiri merupakan barometer kredibilitas dan inovasi institusi keuangan sejak tahun 2006. Proses penilaian dilakukan secara ketat berdasarkan kualitas transaksi, eksekusi pasar, dan kontribusi terhadap pengembangan industri keuangan regional. Penghargaan ini menjadi pengakuan atas kinerja dan kontribusi BRI Group dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif di kawasan Asia Tenggara.
Hery Gunardi menegaskan bahwa apresiasi internasional ini menegaskan komitmen BRI Group dalam menghadirkan pendanaan berkelanjutan yang berdampak nyata bagi masyarakat. Beliau juga menambahkan bahwa penghargaan ini mencerminkan konsistensi BRI Group sebagai inovator instrumen keuangan berbasis pemberdayaan dan keberlanjutan yang selaras dengan agenda Environmental, Social, and Governance (ESG).
"Ke depan, BRI Group berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan layanan hingga memperkuat pemberdayaan yang terintegrasi hingga ke akar rumput," pungkas Hery Gunardi. BRI Group akan terus berupaya untuk menjadi mitra strategis bagi pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia secara keseluruhan.
Dengan diraihnya penghargaan-penghargaan bergengsi ini, BRI Group semakin memantapkan posisinya sebagai pemimpin dalam pendanaan berkelanjutan di Indonesia dan di kawasan Asia Tenggara. Komitmen BRI Group terhadap prinsip-prinsip ESG menjadi contoh bagi institusi keuangan lainnya untuk berinvestasi dalam proyek-proyek yang tidak hanya menghasilkan keuntungan finansial, tetapi juga memberikan dampak sosial dan lingkungan yang positif. BRI Group percaya bahwa dengan berkolaborasi dengan berbagai pihak, kita dapat menciptakan masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang.